MA Hidayatul Mubtadiin Gelar Penyuluhan Pencegahan Pernikahan Dini dan Kenakalan Remaja, Gandeng Puskesmas Mojolangu dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Oleh: Happy Rara Suryaningati

Kota Malang Dalam upaya menekan angka pernikahan dini dan kenakalan remaja, Madrasah Aliyah (MA) Hidayatul Mubtadiin menggelar kegiatan penyuluhan edukatif bekerja sama dengan Puskesmas Mojolangu dan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 11 Juni 2025, bertempat di Musholla Madrasah, dan diikuti oleh seluruh peserta didik kelas X hingga XII.

Acara ini mengusung tema “Remaja Sehat, Masa Depan Cerah: Waspadai Pernikahan Dini dan Bahaya Kenakalan Remaja”. Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala MA Hidayatul Mubtadiin (Sugeng Hariyono, S.Pd) yang menyampaikan pentingnya pendidikan karakter dan kesadaran remaja terhadap risiko-risiko sosial yang dapat menghambat masa depan mereka.

Dalam sesi pertama, tim dari Puskesmas Mojolangu (dalam hal ini diwakili oleh Ibu Magdalena Dyah Puspitasari, A.Md.Keb.) memberikan penyuluhan seputar dampak kesehatan dan psikologis dari pernikahan dini. Materi ini mencakup risiko kehamilan usia muda, tekanan mental, hingga dampak sosial yang menyertainya. Para peserta didik juga diajak untuk mengenal pentingnya perencanaan masa depan dan menjaga kesehatan reproduksi sejak dini.

Sesi kedua diisi oleh dosen dari UIN Malang (Ibu Faridatus Suhadak, M.HI. selaku Sekprodi HKI) yang menyampaikan materi tentang pernikahan dini dan kenakalan remaja dari sudut pandang sosial, hukum, dan agama. Pembahasan yang disampaikan terkait berbagai bentuk kenakalan seperti pergaulan bebas, penyalahgunaan media sosial, hingga penggunaan narkoba, serta bagaimana Islam memberikan panduan untuk menjaga diri dari perilaku menyimpang.

Kegiatan berlangsung interaktif, dengan sesi tanya jawab yang dimanfaatkan para peserta didik untuk berdiskusi langsung dengan para pemateri. Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan hingga akhir.

“Penyuluhan ini sangat bermanfaat karena membuka wawasan kami tentang bahaya yang bisa terjadi jika kami tidak menjaga pergaulan,” ujar salah satu peserta didik kelas XII.

Dengan diadakannya kegiatan ini, diharapkan peserta didik MA Hidayatul Mubtadiin memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya menjaga diri dari pergaulan yang salah serta menunda pernikahan hingga usia matang.

Sugeng Hariyono menyatakan bahwa kegiatan semacam ini akan terus dilakukan secara berkala, sebagai bagian dari program pendidikan karakter dan pembinaan peserta didik.

Dokumentasi Kegiatan

Leave a Reply