Hanya Sebuah Coretan Kecil
Penulis: Putri Mardhyah
Saya pernah membaca sebuah tulisan yang memotivasi saya untuk berubah dalam kekelaman saya. Sebuah kalimat kecil yaitu: sebaik-baiknya manusia pasti ada buruknya. Begitupun sebaliknya seburuk buruknya manusia pasti ada baiknya. Memang itu sekedar kalimat, namun itu realitas yang sering kita lupakan. Kebaikan manusia akan mudah dilupakan tapi kenapa dengan sedikit saja keburukan seseorang akan dikenang. Kita hidup didunia yang penuh gradasi tidak sepenuhnya putih dan tidak sepenuhnya hitam, tapi justru disitulah kita harus menemukan keindahannya.
Dunia ini memang diciptakan oleh Allah untuk tempat uji coba atau ujian bagi hambanya untuk mengetahui ia sanggup atau tidak dalam ketaatannya. Maka jika kamu merasa dunia ini sangat keras atau sulit dimengerti. Ingatlah bukan kesempurnaan yang harus dicari tapi keseimbangan.
Allah itu maha adil dalam menuliskan takdir hambanya, walaupun diberi masalah sesulit apapun. Allah nggak semena mena hanya memberi, tapi akan ada hadiah selanjutnya yaitu keinginan kamu yang kamu minta saat kamu sedang diuji.
Jadi janganlah menyalahkan tuhan ketika kamu sedang dalam ujiannya. Berharaplah dan bersyukurlah dalam menjalaninya. Maka tidak ada yang tidak mungkin atas kehendaknya.
لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَا
“Allah tidak menguji hambanya diluar batas kemampuannya”
Tuhan memang sebaik itu yaaaa…
Padahal kita masih melanggar secara terang terangan Tapi tuhan kita nggak pernah perhitungan.
Ya Allah ……..
Ampuni kami maafkan kami…
Kami hanyalah pendosa yang berdoa ketika terluka.
Hanya menyembah ketika ada masalah.
Padahal banyak keinginan kita yang ingin terwujud, tapi kepala kita enggan untuk bersujud. Keinginanku beribu ribu tapi sujudku masih terburu buru. Terkadang waktu sholatku masih tertunda demi duniaku. Dan ketika sholat masih memikirkan duniaku.
Ya Allah….
Kupasrahkan segalanya kepadamu. Engkaulah yang paling tahu mana yang terbaik untukku. Berikan pundakku kekuatan atas segala beban yang memberatkan. Berikan kelapangan hatiku atas segala yang menjadikannya sempit. Berikan ketenangan atas segala sesuatu yang membuat jiwaku gelisah. Jadikan aku ridha atas segala takdir yang kuanggap tak baik karena kebodohan dan keterbatasanku. Amiinnnn.
