Biarkan Siswa Mengalami Demokrasi Lewat Pemilihan OSIS
Penulis: Moh. Imam Bahrul Ulum, M.Pd. Setiap tahun sekolah mengadakan pemilihan OSIS.Ada calon ketua dan wakil ketua,Ada penyampaian visi-misi,Kampanye,Pencoblosan,Penghitungan suara,Lalu pengumuman,Setelah itu selesai. Sering kali siswa hanya menjadi pemilih. Mereka datang, mencoblos, lalu menunggu siapa yang menang. Padahal kalau kita benar-benar ingin menjadikan pemilihan OSIS sebagai pendidikan demokrasi seharusnya prosesnya tidak berhenti di bilik suara. Jika siswa hanya dilibatkan ketika mencoblos,Sebenarnya kita baru mengajarkan satu bagian kecil dari demokrasi yaitu memilih. Demokrasi bukan hanya tentang memilih. Demokrasi adalah tentang belajar terlibat, menyampaikan pendapat, membuat keputusan, menjalankan kesepakatan dan bertanggung jawab terhadap hasilnya. Coba bayangkan jika siswa dilibatkan sejak tahap perencanaan.Mereka…
Hidden Curriculum Diam-Diam Membentuk Anak
Penulis: Moh. Imam Bahrul Ulum, M.Pd. Pendidikan tidak hanya terjadi ketika guru menjelaskan materi di depan kelas. Anak-anak belajar dari banyak hal yang mereka lihat setiap hari. Mereka belajar dari cara guru berbicara, dari bagaimana aturan ditegakkan,dari siapa yang dihargai dan bagaimana orang-orang di sekolah saling memperlakukan. Inilah yang disebut hidden curriculum atau kurikulum tersembunyi. Sederhananya, hidden curriculum adalah pelajaran yang tidak tertulis dalam buku atau silabus, tetapi diam-diam dipelajari anak melalui kebiasaan dan pengalaman sehari-hari. Misalnya, guru mengatakan bahwa proses belajar lebih penting daripada nilai. Tetapi setiap pembagian hasil ujian, yang selalu dipuji hanya siswa dengan nilai tertinggi. Anak…
